FENOMENA PENGANGGURANMengenai pengangguran????
saya dari dulu gak berpikir
untuk bekerja karena pada dasarnya manusia hidup bebas termasuk untuk memilih jalan hidupnya.saya
lebih memilih jalan hidup menjadi pengagguran karena dengan mengaggur
waktu jadi lebih
banyak, kalo bosen ngaggur ya
kerja jadi kerja adalah
pilihan bukan paksaan.Mengenai
sekolah saya sendiri
orang yang alergi mendengar kata sekolah. (bahkan sudah menjadi phobia tersendiri)Kalau boleh jujur sekolah buat saya hanya untuk mencari relasi dan membentuk pola pikir menjadi lebih sistematis.Pada
dasarnya ada yang salah dengn niat awal waktu orangtua kita mengirim
kita kesekolah (lihat artikel saya mengenai iktiar) yang menjadikan
hasil akhir yang makin salahorang tua mensetting anak2nya untuk
sekolah dan dapet nilai bagus lalu dapet ijasah dan kerja diperusahaan
bonafid.
itu keyakinan yang salah yang meyebabkan pengguran terus
bertambah karena perusahaannya gak nambah2 malah yang cari kerja nambah
terus.ditambah lagi keyakinan orang mengenai pebisnis banyak
yang jelek, bahwa berbisnis itu kotor lah, banyak triknya lah, gak
amanlah, menurut saya semunya sama saja. tiap bagian dari kita memiliki
2 sisi, sisi gelap dan sisi terang tinggal kita memilih mana yang
terbaik dari masing2 indifidu(balik lagi hidup itu pilihan bukan takdir)jujur
saja melihat email ini saya langsung teringat ijasah saya, yang saya
lupa nyimpen dimana??? sampe sekarang saya masih mencari selembar
kertas yang di agung2kan oleh orang2 sebagai batu loncatan mencari
uang.(waktu itu selesaikan kuliah karena amanah dari alm ibu jadi saya
melanjutkan kuliah sampe selesai dan prinsip hidup saya sselesaikan apa
yang telah kamu mulai apapun hasilnya)Kembali lagi mengenai
pengangguran mengenai itu saya hanya bisa berpendapat sebenarnya para
mahasiswa itu terlalu lama mencari ilmu formal dan tertinggal sama
murid2 SMA yang putus sekolah yang sudah action dulu cari uang.Hasilnya
bayak bos2 yang lulusan SMA yang mempekerjakan lulusan S1.Menurut
saya biarkan saja tingkat putus sekolah tinggi.Hal terpenting yang
perlu di rubah adalah tujuan atau niat awalnya yang harus di rombak
total.Adapun niat yang harus di rubah adalah SEKOLAH UNTUK CARI
KERJA itu adalah keyakinan yang salah. banyak ilmu untuk mendapatkan
rizky yang tidak diajarkan di sekolah.Rubah keyakinan itu
menjadi SEKOLAH UNTUK MENCARI ILMU YANG NANTINYA DIGUNAKAN UNTUK
MELAYANI ORANG. Mengapa melayani karena semakin banyak kita melayani
orang semakin banyak uang yang masuk ke kantong kita.Kalaupun
putus sekolah lalu niatnya dikembalikan untuk cari kerja ya sama juga
bohong.Jika terpaksa kerja Tolong niatan awal kerja jangan untuk
mencari uang coba di perbaiki dengan kerja untuk mencari ilmu dan
banyak melayani orang.(karen pada dasarnya pengusaha adalah melayani orang
semakin banyak melayani orang semakin besar rizkynya)saya
mengambil pegalaman dari Biografinya Sinichiro Honda yang masuk kuliah
hanya di satu mata pelajaran saja mengenai metalrugi dia mengambil
kuliah itu hanya untuk menyempurnakan penemuannya yang selalu gagal.
Kata2 dia yang selalu terpatri dalam pikiran saya adalah ilmu lebih
penting daripada selembar kertas Ijazah dan dia mengatakan ijazah tidak
lebih berharga dari kertas bungkus kacang.Jadi tolong rubah NIAT anda sekarang karena NIAT anda yang akan membentuk anda di masa depan.