Adalah di neraka. Garcin merasa terheran-heran karena ternyata
neraka tidak seperti
yang dibayangkannya. Di sana tidak dijumpainya alat-alat penyiksaan. Hanya
Ada tiga buah kursi dan sebuah patung. Disamping itu, juga ada sebuah
pintu untuk keluar masuk yang hanya bisa dibuka oleh Pelayan. Kebingungan Garcin baru terjawab ketika ada dua orang wanita yang masuk ke neraka itu. Ada seorang perempuan istri bangsawan Perancis yang kehilangan anaknya sewaktu di dunia
bernama Estelle. Dan satu lagi ada seorang lesbi bernama. Mereka bertiga pun saling berinteraksi
sampai akhirnya Garcin menyadari dan sampai pada suatu kesimpulan. “
Aku tak pernah mengira begini. Ingatkah, apa yang diceritakanpada kita tentang macam-macam siksaan di sini? Cerita nenek-nenek. Buat apa besi rajam menyala? Tidak perlu sama sekali. Neraka adalah orang lain.” Ternyata itulah siksaan yang harus mereka tanggungkan sampai…
Pintu Tertutup!
More summaries about the PINTU TERTUTUP