Obat, mungkin dapat menyembuhkan
penyakit, tapi tidak semua penyakit dapat disembuhkan dengan obat.
Misalnya, penyakit karena kekurangan oksigen hanya dapat ditolong
dengan
melakukan pernapasan yang benar
dan sempurna. Dewasa ini
banyak ahli
kesehatan, di samping melakukan
pengobatan secara modern,
juga mulai menggunakan pengobatan tradisional–seperti jamu,
dedaunan dan akupuntur.
Namun, pengobatan yang paling baik,
adalah pengobatan yang dilakukan secara alamiah, yakni melakukan
latihan pernapasan sempurna dan berolahraga sederhana. Jos Usin,
Penulis Buku PERNAPASAN UNTUK KESEHATAN, Penerbit PT
Elex Media Komputindo, Jakarta, 1999, Harga Rp 12.800
ini pernah mengidap berbagai penyakit. Setelah ia melakukan senam dan
pernapasan sempurna, penyakit itu kemudian hilang. Bahkan semakin
terasa kemajuan kesehatannya. Kebal terhadap pilek, batuk dan
lain-lain. Itu pengakuan Jos Usin dalam pengantarnya.
Ketika saya mencoba melakukan latihan
pernapasan seperti yang diajarkan dalam buku ini – ternyata tidak
sepenuhnya pengakuan Jos Usin itu salah. Saya merasa lebih sehat
daripada sebelum melakukan latihan. Tidak percaya? Boleh dicoba.
Tidak berhasil? Ulang kembali (ingat: bukan uang kembali). Setiap
manusia selama 24 jam melakukan pernapasan secara normal sebanyak 14
– 16 kali (untuk pria) dan 18 – 20 (untuk wanita) setiap menit.
Bila kita sudah terbiasa bernapas
dengan pendek-pendek, maka pada akhirnya kantung
udara akan kempis
seperti balon karet yang telah usang. Sehingga pada saat tubuh
membutuhkan udara yang banyak, kantung
paru-paru menjadi sukar untuk dikembangkan. Pada waktu kita
beristirahat atau berbaring, setiap menit kita menghisap udara
sebanyak 500 cc, dan yang masuk hanya 2/3-nya saja, sedangkan yang
1/3-nya lagi hanya memenuhi batang tenggorokan–tidak sampai masuk
ke paru-paru.
Dan dari 2/3 bagian bagian udara yang
masuk paru-paru itu hanya sedikit sekali yang bisa mencapai
pembuluh-pembuluh kecil. Apabila kantung udara tidak mendapatkan
udara yang cukup, maka berbagai penyakit akan mudah menyerang seperti
pilek, sakit jantung, paru-paru, lemah jiwa dan penyakit kanker.
Jadi, sebelum terlambat, mari kita belajar bernapas secara benar dan
sempurna. Caranya? Baca buku ini!
More reviews about the Revolusi Pernapasan Untuk Pengobatan