• Sign up
  • ‎What is Shvoong?‎
  • Sign In
    Sign In
    Remember my username Forgot your password?

Summaries and Short Reviews

.

Shvoong Home>Medicine & Health>Genetics>Jurus Mengatasi Darah Tinggi (Hipertensi) Summary

.

Jurus Mengatasi Darah Tinggi (Hipertensi)

Article Summary by: RGiovanie     

Original Author: Berbagai Sumber
Hipertensi
atau darah tinggi merupakan salah satu jenis penyakit
yang membuat kita pusing
tujuh keliling. Apa sih sebenarnya hipertensi?

Yang dimaksud dengan tekanan darah adalah
tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh
jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Angka tekanan darah biasanya dibuat
dengan mengambil dua ukuran atau dua angka. Misalnya 140-90 atau 140/90 mmHg.
Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat detak
jantung, biasa disebut tekanan
sistolik
atau tekanan
atas
. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung
beristirahat di antara pemompaan, disebut tekanan diastolik atau tekanan bawah.


Untuk mengetahui angka tekanan darah
tentu saja membutuhkan bantuan tenaga medis atau dokter, yang menggunakan alat
bernama sphigmomanometer
atau tensimeter. Ada dua
macam tensimeter, yakni digital dan air raksa.


Lantas, berapa tekanan darah yang
normal bagi manusia? Tabel berikut membantu Anda untuk mengetahui apakah
tekanan darah anda normal ataukah tidak.


































Tekanan Darah



Sistolik (angka pertama)



Diastolik (angka kedua)



Darah rendah
atau hipotensi



Di bawah 90



Di bawah 60



Normal



90 – 120



60 - 80



Pre-hipertensi



120 – 140



80 - 90



Darah tinggi
atau hipertensi
(stadium 1)



140 – 160



90 - 100



Darah tinggi
atau hipertensi
(stadium 2 / berbahaya)



Di atas 160



Di atas 100



Mengapa tekanan darah bisa terjadi? Tak lain adalah karena terjadinya
penyempitan  pembuluh darah. Selain itu, meningkatnya
jumlah darah yang mengalir juga bisa mengakibatkan naiknya tekanan darah.


Banyak faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Ada yang bisa dikendalikan dan ada juga yang tidak dapat kendalikan. Faktor-faktor
yang tak bisa dikendalikan adalah:


1.      Keturunan


2.      Usia


Sedangkan faktor penyebab yang bisa dikendalikan antara lain:


1.      Garam


2.      Kolesterol


3.      Obesitas/ Kegemukan


4.      Stres


5. &nbs

Published: May 07, 2009
Please Rate this Review : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.